Pelantikan Anggota Muda Angkatan XXIV KSR PMI Unit I IPB

Aspecia!!
Tanggal 24-26 Desember 2014 merupakan tanggal bersejarah bagi Anggota Muda Angkatan XXIV KSR PMI Unit I IPB. Pada tanggal tersebut, mereka mengalami banyak ujian, rintangan, dan tantangan agar dapat menjadi bagian  dari keluarga KSR PMI Unit I IPB. Hari pertama dimulai dengan pretest lalu dilanjutkan dengan apel pembukaan. Setelah itu, mereka menuju lokasi pelantikan menggunakan angkot dan diturunkan di Kantor Kecamatan Pamijahan lalu dilanjutkan dengan long march sampai mereka menemukan sebuah kasus untuk ditangani.  Selanjutnya mereka harus melakukan evakuasi menuju rumah sakit lapangan. Di rumah sakit lapangan, mereka dievaluasi oleh kakak-kakak dari PMI Kabupaten Bogor. Selanjutnya, mereka mendirikan tenda dan tidur.

Pada hari kedua, para calon anggota muda angkatan XXIV diberikan pemantapan materi oleh kakak-kakak PMI (Kak Acung). Setelah pemantapan materi, mereka diuji oleh kakak-kakak PMI (kak Baim dan Kak Luthfi) dan malamnya diadakan sebuah pentas seni untuk menghibur para peserta dan tamu undangan.

Hari ketiga dimulai dengan kegiatan fismen alias fisik mental. Disini mereka diuji kekuatan fisik dan mental yang mengakibatkan tercurahnya seluruh emosi mereka. Selanjutnya diadakan simulasi untuk menilai kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi suatu bencana. Acara ini diakhiri dengan dilantiknya anggota muda angkatan XXIV KSR PMI Unit I IPB yang bertepatan dengan Hari Relawan Sedunia ke-10 yang jatuh pada tanggal 26 Desember 2014.

Anggota Tetap KSR PMI Unit 1 IPB angkatan XX

Assalamu’alaikum…..

Aspecia ! Humanity !

Pada tanggal 27-29 Juni 2011 terjadilah suatu momen dimana beberapa mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor pergi ke suatu tempat untuk dilantik menjadi AT(anggota tetap) XX KSR PMI Unit 1 IPB yang sebelumnya hanyalah AM (angkatan muda) XX. Pelantikan ini memakan waktu selama tiga hari dari hari Senin – Rabu yang sangat menguras tenaga baik dari peserta maupun panitia pelantikan. Meskipun sangat memakan tenaga, namun panitia tetap menjalankan pelantikan ini sepenuh hati jiwa dan raga. Apalagi pesertanya yang sangat ingin untuk dilantik menjadi AT XX. Para peserta meski dengan keterbatasan dan kekurangan yang dimilikinya tetap bersemangat dan menikmati pelantikan AT XX.

Meski peserta awalnya terlihat down saat ditengah – tengah pelantikan, namun saat malam terakhir pelantikan dan pagi hari, antusias para peserta sangat tinggi untuk dilantik sampai – sampai ada yang rela berkorban agar teman – temannya dilantik meski ia tidak dilantik. Tapi pada akhirnya semua peserta dilantik.

Dalam pelantikan itu para peserta menerima review kembali mengenai apa itu palang merah dan isinya serta tugasnya. Bukan hanya itu, tetapi juga mengenai kegiatan internal KSR IPB. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai divisi – divisi dan tugasnya dalam organisasi. Bukan hanya divisi, tetapi juga BPH (badan pengurus harian) seperti komandan, wakil komandan, sekretaris, dan bendahara. Para peserta sebagian besar telah memahami dan mengetahui tentang kepengurusan. Hanya mungkin terlupa mengenai program kerja beberapa divisi.

Namun, peserta juga masih memiliki sedikit kekurangan mengenai materi PP (pertolongan pertama). Adanya teknik PP yang baru yang diajarkan ka Acung (Sarifudin) membuat para peserta terlihat kurang mantap. Selain itu, dalam penanganan korban juga ada teknik yang sebelumnya tidak diketahui oleh peserta. Bukan hanya teknik PP, tetapi juga teknik pembuatan tandu darurat. Ada cara yang baru saja diajarkan ka Acung dan itu lebih cepat dalam proses pembuatannya dan lebih kuat dibanding teknik yang diajarkan sebelumnya.

Meski dengan kekurangannya, para peserta akan terus belajar  dan meningkatkan kemampuannya dengan oenuh semangat, kompak dan disiplin. Dengan demikian para AM XX resmi dilantik oleh Pembina II Pak Sulis menjadi AT XX !

 

AT XX, lanjutkan !

Wassalamu’alaikum wr. wb……

Sehat Itu Memang Nikmat dan Mahal Harganya

www.kompasiana.com

oleh: Aryani Leksonowati

19 Juni 2010

“Setahun belakangan ini di kantor saya banyak yang menderita sakit, sakitnya juga bukan yang ringan tapi berat dan tiba-tiba, bahkan ada satu orang yang meninggal karena terserang penyakit akut.:

Jumat kemarin sepulang kerja, saya menjenguk teman satu lab yang sakit Sakitnya termasuk parah, beliau terkena kanker di bagian hati dan pankreasnya. Sakit ini baru diketahuinya sekitar 6 bulan lalu dan sejak saat itu juga beliau tidak pernah masuk kerja. Gejalanya berawal dari sakit yang dirasakan di bagian hati, perutnya sering kembung dan hemoglobinnya menurun sampai 6. Setelah menjalani tes pemeriksaan kesehatan berkali-kali dan terakhir CT scan di RSCM, akhirnya diketahui bahwa di hati dan di pankreasnya ditemukan beberapa benjolan. Kata dokter itu adalah sel-sel kanker, dan ini kemungkinan sudah berjalan dalam waktu yang cukup lama.
Tentu aja saya merasa kaget mendengarnya, dari segi fisik sama sekali tidak terlihat kalau ternyata beliau menderita kanker. Meskipun sudah ibu-ibu berusia 52 tahun tapi beliau seorang yang dandanannya modis dengan postur tubuh sedang (tidak terlalu kurus atau gemuk). Namun sejak penyebab penyakitnya diketahui, kondisinya menurun drastis. Beliau juga harus bolak-balik ke RS untuk menjalani kemoterapi dan treatment lainnya untuk pengobatan penyakit kanker, serta menjalani transfusi darah rutin hampir sebulan sekali karena hemoglobinnya menurun terus.
Saya sudah beberapa kali menjenguknya tapi dari kunjungan terakhir kemarin saya bisa melihat bahwa kondisinya semakin menurun dari hari ke hari. Badannya semakin kurus dan pucat sekali, mungkin beliau sudah kehilangan berat badannya lebih dari 10 kg. Selain itu, beliau juga sudah tidak kuat duduk terlalu lama, karena saat kutemui hanya berbaring saja di tempat tidurnya. Beliau bercerita, menurut dokternya dia harus menjalani bone scan karena sudah ada indikasi sel-sel kankernya menyebar ke tulang.
Saya tidak bisa membayangkan berapa banyak biaya yang sudah beliau keluarkan untuk membeli obat, biaya perawatan, dan sebagainya yang tentu saja sangat mahal (sampai puluhan juta). Padahal suaminya hanya seorang PNS juga dan anaknya ada yang masih SMP dan mahasiswa, masih membutuhkan banyak biaya untuk sekolah. Sedih sekali melihatnya, jadi teringat sebelum beliau sakit, kami sering naik angkot dan bus jemputan bareng ke/dari kantor, sering belanja di toserba bareng sepulang kantor, sekarang beliau hanya bisa duduk atau berbaring saja. Nasib manusia memang tidak ada yang tahu, sebagai teman saya hanya bisa mendoakan semoga beliau diberi kekuatan dan cepat sembuh.

Kesehatan merupakan nikmat Allah SWT yang sering diabaikan dan kurang disyukuri pada saat manusia berada dalam kondisi sehat. Padahal betapa mahalnya biaya yang harus kita keluarkan jika kita berada dalam kondisi sakit dan ingin membeli kondisi sehat. Saya pribadi juga kalau berada dalam kondisi sehat kadang-kadang menganggap bahwa sehat itu biasa saja. Tapi mungkin Allah selalu ingin mengingatkan saya, beberapa hari lalu ketika bangun tidur, leher saya terasa sakit sekali di bagian kiri, mungkin terkilir/salah urat pada saat tidur. Kondisi sakit ini masih saya rasakan sampai sekarang tapi mudah-mudahan segera pulih. Awalnya saya merasa biasa saja karena sakitnya juga tidak seberapa, tapi karena sudah berlangsung beberapa hari, jadi semakin terasa sakit dan lumayan mengganggu juga, saya jadi sadar kalau ternyata kondisi sehat itu harus selalu disyukuri. Mungkin inilah hikmahnya, sakit bisa menyadarkan seseorang dari kesombongan, dapat menjadi penggugur dosa dan jalan untuk mendekatkan diri/kepasrahan kepada Yang Kuasa.

Bagi saya sakit itu tidak ada yang enak meskipun ringan sekalipun, makanya saya tidak setuju dengan lagunya Meggie Z yang bilang kalau lebih baik sakit gigi daripada sakit hati hehehe. Tanpa kesehatan kita tidak bisa beraktivitas secara optimal, tidak bisa beribadah dengan khusyuk, tidak bisa berkonsentrasi dalam belajar dan makanpun jadi tidak enak.

Kesehatan di sini dalam artian luas baik jasmani, rohaniah dan ruh, merupakan hal terpenting, oleh karena itu harus senantiasa dijaga dan disyukuri. Seperti firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Ar-Rahman yang berbunyi: ”Fa biayyi alaaa’i robbikumaa tukadzibaan yang artinya maka nikmat TuhanMu yang manakah yang kamu dustakan”

Semoga bermanfaat

Salam sehat dan syukur :-)”

Kalender
October 2017
M T W T F S S
« Dec    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Kategori